Gejala dan Tanda Kehamilan Pada Wanita

Gejala dan Tanda Kehamilan Pada Wanita

Ada banyak tanda-tanda awal kehamilan yang mungkin belum diketahui masyarakat. Padahal mengenal gejala awal kehamilan merupakan suatu hal yang penting. Karena dengan begitu calon ibu dan ayah bisa mulai mempersiapkan diri untuk menyambut sang jabang bayi ke dunia. Selama ini gejala kehamilan awal yang dikenal masyarakat biasanya berupa mual-mual saja. Padahal masih banyak gejala lainnya yang dialami oleh wanita. Gejala ini bisa mengindikasikan bahwa seorang wanita tengah hamil. Kemudian bisa dipastikan dengan menggunakan alat tes kehamilan atau memeriksakan diri ke dokter kandungan. Berikut ini adalah pembahasan lebih dalam mengenai gejala awal kehamilan yang biasanya dialami oleh wanita.

Tanda-tanda Kehamilan Awal

Tanda-tanda awal kehamilan yang paling klasik dan diketahui oleh banyak orang adalah rasa mual. Banyak calon ibu yang merasa mual di pagi hari. Gejala awal kehamilan yang satu ini sering juga disebut sebagai sindrom morning sickness. Umumnya rasa mual hanya terjadi pada minggu keempat hingga kedelapan masa kehamilan. Mual juga bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Rasa mual ini muncul karena adanya peningkatan drastic kadar estrogen yang diproduksi oleh placenta dan janin. Hormon ini mengakibatkan pengosongan usus berjalan lebih lambat. Ibu hamil juga umumnya merasa lebih sensitif terhadap bau seperti bau masakan, kopi, parfum, asap rokok, dan lain sebagainya. Tetapi tidak semua wanita juga mengalami gejala kehamilan berupa mual.

Ada juga wanita yang mengalami gejala awal kehamilan berupa flek darah dan nyeri perut. Flek pendarahan ini terjadi sekitar 10 atau 14 hari setelah pembuahan. Hal ini karena adanya implantasi ketika sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus. Pendarahan seperti ini umumnya lebih sedikit dan warnanya lebih terang dari pada darah yang biasanya keluar ketika haid dan terjadinya juga hanya sebentar. Selain flek darah, nyeri perut juga bisa menjadi tanda-tanda awal kehamilan. Nyeri perut ini terasa karena rahim yang mulai membesar.

Tanda-tanda awal kehamilan yang terjadi tidak selalu terlihat oleh orang lain. Perubahan juga terjadi pada diri wanita. Misalnya saja soal persepsi akan makanan tertentu. Bisa jadi calon ibu malah menjadi tidak suka terhadap makanan atau bau tertentu yang bisa menimublkan mual. Sebuah studi yang dilakukan menemukan bahwa pada minggu awal kehamilan ibu hamil tidak menyukai bau kopi. Kemudian juga daging serta makanan lain yang mengandung susu dan berbumbu banyak. Gejala awal kehamilan juga dapat berupa keinginan untuk suatu makanan tertentu alias ngidam. Keinginan ini dapat terjadi karena adanya perubahan hormon. Perubahan ini seringnya terjadi pada 6 bulan pertama. Indra penciuman pada masa kehamilan juga menjadi lebih tajam, sehingga ibu hamil juga merasa lebih mudah mual.

Beberapa wanita hamil juga mengalami gejala awal kehamilan berupa sakit kepala. Sakit kepala ringan ini mungkin akan cukup menganggu. Hal ini diakibatkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah yang disebabkan oleh adanya perubahan hormone yang menjadi pemicu munculnya sakit kepala ringan. Ibu hamil akan merasa sedang berada di atas kapal padahal tidak. Ibu hamil juga akan mengalami kondisi yang disebut sebagai hipersalivasi. Kondisi pada trimester pertama yang membuat ibu hamil menjadi cukup sering meludah. Kondisi akan berangsur-angsur menghilang pada masa kehamilan memasuki trimester kedua. Itulah beberapa tanda-tanda awal kehamilan yang perlu diketahui dan dikenali.

Like and Share ya 🙂