4 Aspek Analisis Bisnis PPOB yang Penting Diketahui

4 Aspek Analisis Bisnis PPOB yang Penting DiketahuiSetiap orang yang menjalankan bisnis pasti mengharapkan perolehan keuntungan. Akan tetapi, tentunya ada risiko yang harus dihadapi di samping keuntungan yang diperoleh. Untuk itu, diperlukan analisis bisnis untuk mengoptimalkan keuntungan. Bagaimana menganalisis bisnis PPOB? Inilah 4 aspek analisis bisnis PPOB untuk Anda.

  1. Modal Awal

Modal awal yang digunakan untuk membuka usaha harus mencakup keseluruhan peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan operasional bisnis. Modal awal ini juga mencakup biaya untuk membeli produk dari provider yang bekerja sama dengan kios PPOB.

Secara rinci, modal awal tersebut terdiri dari biaya pendaftaran yang harus dibayarkan oleh pihak agen. Akan tetapi ada beberapa kios PPOB yang tidak memungut biaya. Modal juga mencakup deposit untuk membeli produk, komputer/laptop, smartphone atau iPad, koneksi internet, serta printer.

  1. Biaya Operasional

Dalam melakukan kegiatan operasional bisnis, tentu terdapat biaya operasional yang harus dikeluarkan demi menjaga kelangsungan bisnis yang dijalankan. Ketepatan dalam penggunaan dana operasional bisa mengarahkan dalam kesuksesan bisnis. Besar biaya operasional ini bergantung pada pengelolaan dari setiap pelaku bisnis.

Sebagai agen PPOB, sebaiknya Anda membuat skala prioritas kebutuhan untuk memetakan pembelanjaan sesuai dengan kepentingan yang lebih mendesak. Hal ini juga bisa meminimalisir pengeluaran biaya operasional. Umumnya, biaya operasional meliputi biaya untuk koneksi internet, listrik, pulsa, serta biaya perawatan.

  1. Omset/Pendapatan

Setelah mengeluarkan modal awal dan biaya operasional, Anda akan menjalankan bisnis. Seiring dengan pengelolaan bisnis, Anda akan memperoleh omset/pendapatan. pendapatan ini masih berupa pendapatan kotor, karena belum dikurangi dengan biaya-biaya operasional.

Sebagai agen PPOB, Anda akan memperoleh pendapatan yang terdiri dari komisi dari hasil penjualan setiap produk layanan. Sebagai contoh, Anda menjadi agen PPOB di kios yang mempunyai produk dari provider PLN, PDAM, telepon, jasa asuransi, dan sebagainya, maka setiap transaksi setiap produk bisa diperoleh sebagai pendapatan.

  1. Keuntungan/Laba Bersih

Selanjutnya, Anda bisa memperoleh keuntungan/laba bersih yang dihitung dari pendapatan yang sudah dikurangi dengan biaya-biaya operasional. Laba bersih ini bisa menjadi ukuran keberhasilan bisnis yang sudah dijalankan. Apabila belum optimal atau bahkan belum untung, maka strategi pemsaran harus ditingkatkan.

4 hal yang dapat digunakan untuk menganalisa bisnis PPOB tersebut merupakan cara untuk memetakan keuntungan yang bisa diperoleh. Rancangan keuangan dalam suatu bisnis memang perlu dilakukan untuk memberikan ketepatan dalam pengelolaan bisnis dalam jangka waktu tertentu.

Bisnis PPOB yang dianalisis dengan 4 aspek tersebut, mulai dari modal sampai keuntungan yang diperoleh merupakan rancangan keuangan yang prospektif untuk suatu bisnis. KUDO, sebuah kios PPOB, mempunyai penawaran peluang bisnis potensial karena mempunyai pelayanan terpercaya dengan beragam keuntungan untuk agen KUDO. Jangan ragu bergabung dengan KUDO.

Like and Share ya 🙂